Selasa, 07 Oktober 2014

Laporan DBD 3 - Perintah Dasar SQL

PRAKTIKUM DESAIN BASIS DATA
Perintah Dasar SQL


Dibimbing oleh :
 Aziz Musthafa, S.Kom





Oleh :
Achsin Muflichuddin   11650036



JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAN NEGERI  MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2014



3.1 Bahasan dan Sasaran
3.1.1 Bahasan
  • Perintah-perintah dasar dalam standar query sql
  • Query untuk menampilkan, menambah, menghapus dan memanupulasi data dalam tabel
3.1.2 Sasaran
  1. Mahasiswa memahami perintah dasar dalam standart query sql 
  2. Mahasiswa memahami cara menambah, menampilkan, menghapus, dan memanipulasi data
3.2 Materi
3.2.1 Hubungan antar tabel (Reference)
          Relasi adalah Hubungan antara tabelyang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata, relasi merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel satu dengan yang lainnya yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi untuk mengatur operasi suatu database. Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3 macam hubungan, yaitu :
  1. One To One (1-1) adalah Setiap baris data pada tabel pertama dihubungkan hanya ke satu baris data pada tabel kedua. Contoh relasi antara tabel mahasiswa dengan tabel orang tua.
  2. One To Many (1-N) adalah Setiap baris data dari tabel pertama dapat dihubungkan ke satu baris atau lebih data pada tabel kedua. Contoh relasi perwalian antara tabel dosen dan tabel mahasiswa.
  3. Many To Many (N-M) adalah Satu baris atau lebih data pada tabel pertama bisa dihubungkan ke satu atau lebih baris data pada tabel kedua, artinya ada banyak baris di tabel satu dan tabel dua yang saling berhubungan satu sama lain. Contoh relasi antar tabel mahasiswa dan tabel mata kuliah.
          Dalam hal hubungan antar tabel, ada beberapa syarat yang hars dipenuhi seperti antara tabel yang ingin dihubungkan harus memiliki sebuah field atau kolom dengan tipe data yang sama. Dengan kata lain ada tabel yang memiliki primary key sebagai kunci untuk menghubungkan ke tabel yang lain dimana terdapat field yang mempunyai tipe data sama dengan kata lain disebut foreign key. Misalkan terdapat tabel barang dan macam_barang, berikut struktur query-nya :
  • create table macam_barang (id_mac integer not null, nama_mac varchar(15), guna_mac varchar(40), primary key (id_mac));
  • create table barang (id_bar integer not null, nama_bar varchar(15), id_mac integer not null references macam_barang, primary key (id_bar,id_mac));
          Atau ketika anda lupa memberikan references pada tabel macam barang kita dapat memberikan query sebagai berikut :
  • alter table barang add constraint relasi_barang foreign key (id_mac) references macam_barang (id_mac) on update no action on delete no action;
3.2.2 Memasukkan Data
          Sebuah data dapat dimasukkan kedalam tabel menggunakan perintah INSERT. Namun hal yang perlu diperhatikan yaitu struktur tabel yang akan digunakan untuk memasukkan data. Sebagai contoh memasukkan data kedalam tabel dengan nama identitas :
insert into identitas values (1, 'wahyu', '1992-07-23', false, 'programer');

Berikut penjelasan :
  • Kolom pertama berisikan (1) karena tipe datanya adalah integer maka tanda petik tidak digunakan.
  • Kolom kedua ('wahyu') dan kelima ('programer') karena tipe datanya varchar maka tanda petik diperlukan, bila tanpa ada tanda petik maka di anggap salah.
  • Kolom ketiga ('1992-07-23') tipe data Date di anggap sebagai sebuah string sehingga harus menggunakan tanda petik.
  • Kolom keempat (false) tipe data kolom ini Boolean yang hanya mengijinkan inputan true atau false dan tidak perlu tanda petik.
3.2.3 Menampilkan Data
          Dalam database, perintah SQL untuk menampilkan data sebuah tabel bisa menggunakan SELECT. Berikut struktur SQL untuk penampilaan data berdasarkan kolom tertentu :

          Select nama_kolom from nama_tabel;

Contoh :

          Jika ingin menampilkan keseluruhan kolom dan keseluruhan baris suatu tabel bisa mengganti nama_kolom menggunakan tanda asterisk (*).

Contoh :

       Kemudian jika kita ingin menampilkan berdasarkan baris tertentu bisa menggunakan perintah WHERE yang di letakkan dibelakang nama tabel dan diisikan nama kolom beserta kata kunci sebagai dasar ata syarat dari pencarian baris. Berikut struktur SQLnya :

          Select nama_kolom from nama_tabel where nama_kolom = kata kunci;

Contoh :

          Apabila ingin menampilkan data dari lebih dari satu tabel, struktur SQL nya terdapat sedikit perbedaan. Berikut contoh struktur SQL nya :

     Select nama_kolom, nama_kolom, nama_kolom, nama_kolom from nama_tabel_1, nama_tabel_2 where nama_tabel_1.nama_kolom  nama_tabel_2.nama_kolom;

Contoh :


       Perintah SQL diatas akan menampilkan nim mahasiswa, nama mahasiswa, nomor fakultas, dan nama fakultas. Pada perintah setelah WHERE terdapat 2 nama kolom id_fk hal tersebut dimaksudkan penyamaan antara primary key milik dari tabel fakultas dengan foreign key milik dari tabel mahasiswa. 

3.2.4 Menghapus Data
      Pada database PostgreSQL, DELETE digunakan untuk menghapus data pada sebuah tabel, berikut struktur yang digunakan ;
      
          delete from namatabel;

Maksudnya adalah menghapus semua baris data dari nama tabel yang tertulis. Namun bisa juga digunakan penghapusan berdasarkan spesifikasi baris atau baris tertentu saja. Berikut strukturnya :

          delete from nama_tabel where nama_kolom = kata_kunci;

Contoh :

3.2.5 Modifikasi Data
          Dalam memodifikasi database bisa menggunakan perintah UPDATE. Berikut contoh struktur SQL untuk memodifikasi data pada kolom tertentu berdasarkan baris tertentu.

          update nama_tabel set nama_kolom = isi_data where nama_kolom = kata_kunci;

Contoh :


3.2.6 Pengurutan Data 
          Maksud dari pengurutan data dengan perintah ORDER BY adalah jika data sebuah tabel diurutkan ddengan perintah tersebut, maka data tadi akan diurutkan dari atas ke bawah berdasarkan abjad. Hal ini juga berlaku jika data yang ada dalam bentuk angka. Berikut struktur perintah SQL untuk pengurutan berdasarkan kolom :

          Select * from nama_tabel order by nama_kolom;

Contoh :
Data fakultas diurutkan berdasarkan kolom nama fakultas secara ascending.

Berikut struktur perintah SQL untuk pengurutan berdasarkan kolom secara descending :

          Select * from nama_tabel order by nama_kolom desc;

Berikut struktur perintah SQL untuk pengurutan berdasarkan beberapa kolom :

         Select * from nama_tabel order by nama_kolom asc, nama_kolom desc;

Berikut struktur perintah SQL untuk pengurutan berdasarkan nomor kolom :

         Select * from nama_tabel order by nomor_kolom desc;

# Nomor_kolom dimulai dari kiri, contoh terdapat kolom nim dan nama, maka jika ingin mengurutkan berdasarkan nama kita perlu mengganti nomor_kolom menjadi 2.


3.3 Hasil Percobaan

Pertama buat tabel sesuai dengan gambar dibawah ini :


Membuat tabel sesuai gambar diatas :




Mengisi data pada tabel yang masih kosong :



Menampilkan data berdasarkan nim dan nama :




Menghapus salah satu isi kolom :


Merubah salah satu data dalam kolom :


Menampilkan berdasarkan nim dan  nomor kolom :



Menampilkan seluruh data mahasiswa dan fakultas :




Menghapus data fakultas :



3.4 Perbandingan DBMS MySQL dan PostgreSQL

Perbedaan
  • MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dibandingkan PostgreSQL
  • MySQL dapat dgunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan(multiuser)
  • MySQL lebih cepat 
  • PostgreSQL lebih lengkap
  • Dll
Persamaan

  • Query keduanya hampir sama baik dalam hal pembuatan database, user dll
  • Struktur tabel sama, perbedaaan sedikit hanya terletak pada querynya saja  
  • Dll
Kelebihan
  • PostgreSQL free atau gratis
  • PostgreSQL lebih mudah dipahami
  • Dll
Kekurangan
  • MySQL Berbayar
  • Query nya agak lebih rumit dibandingkan PostgreSQL
  • Dll

3.5 Penutup
3.5.1 Kesimpulan
      Berdasarkan analisa saya, antara MySQL dan PostgreSQL memiliki kemampuan dan keterbatasan yang berbeda-beda, kelebihan dan kekurangan masing-masing dan diantara keduanya menggunakan query yang intinya hampir sama untuk penyelesaian maslaah yang sama.

3.5.2 Saran
     Sebaiknya dalam percobaan ditunjukkan juga pemakaian yang lain bukan hanya PostgreSQL agar kedepan kita tidak hanya bisa menguasai PostgreSQL saja, akan tetapi minimal mengetahui karakteristik dari masing-masing DBMS.

Semoga penjelasan diatas bermanfaat bagi saya dan terutama bagi pembaca sekalian,, terima kasih.

Daftar Pustaka



          




















          





Tidak ada komentar:

Posting Komentar