Rabu, 19 November 2014

Laporan DBD 7 - Sub Query dan Index

PRAKTIKUM DESAIN BASIS DATA
Sub Query dan Index


Dibimbing oleh :
 Aziz Musthafa, S.Kom





Oleh :
Achsin Muflichuddin   11650036



JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAN NEGERI  MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2014

7.1 Bahasan dan Sasaran
7.1.1 Bahasan
         - Pada bab kali ini akan membahas tentang sub query dan indeks
         - Selain hal itu akan dibahas juga mengenai cluster, kolom unik dan trim
7.1.2 Sasaran
         1. Mahasiswa memahami dan menggunakan sub query dan indeks dalam pengelolaan database
         2. Mahasiswa memahami cara penggunaan cluster, kolom unik dan trim.
7.2 Materi

7.2.1 Select Into Statement
         Query select into statement merupakan query SQL yang digunakan untuk mengopi informasi dari tabel ke tabel yang lain tanpa membuat tabel sebelumnya.
         Berikut struktur query penggunaan select into statement untuk mengopi semua data dari tabel1 ke tabel yang baru : 

SELECT * INTO newtable FROM table1;

Berikut struktur query penggunaan select into statement untuk mengopi data berdasarkan kolom tertentu dari tabel1 ke tabel yang baru : 

SELECT column_name(s) INTO newtable [IN externaldb] FROM table1;

Contoh :
- Mengopi semua data dari tabel mahasiswa ke tabel baru yang dinamakan „identitas 1‟: 
     Select * into identitas1 from mahasiswa;
- Mengopi data pada kolom nim dan nama dari tabel mahasiswa ke tabel baru yang dinamakan „identitas 2‟: 
     Select nim_mhs, nama_mhs into identitas2 from mahasiswa;

7.2.2 Sub Query
         Subquery atau query Nested merupakan bentuk query yang terdapat dalam query yang lain. Subquery dapat ditempatkan dalam klausa where, having, from bersama dengan operator perbandingan seperti = untuk baris tunggal dan untuk baris berganda menggunakan in, not in atau <>, < any, >, >=,<=. Penggunaan sub query dapat diterapkan pada pernyataan SELECT, UPDATE, DELETE, dan INSERT. Bentuk penggunaannya sebagai berikut :

Select nama_kolom from nama_tabel where nama_kolom operator (subquery);

Berikut contoh dari subquery menggunakan data pegawai :

- Mencari nama pegawai yang memiliki jabatan yang sama dengan pak hendro bisa menggunakan query sebagai berikut :

Select nama_peg,jabatan_peg from pegawai where jabatan_peg in (select jabatan_peg from pegawai where nama_peg=’Hendro’);

Hasil :




- Mencari nama pegawai yang gajinya lebih besar dari pegawai dengan nama Dodi bisa menggunakan query sebagai berikut :
Select nama_peg,gaji_peg from pegawai where gaji_peg > any (select gaji_peg from pegawai where nama_peg =’Dodi’);

Hasil :





- Mencari nama pegawai yang gajinya lebih besar dari 950000 dan jabatannya bukan seperti jabatan pak hendro bisa menggunakan query sebagai berikut :
Select nama_peg, jabatan_peg, gaji_peg from pegawai where gaji_peg >= 950000 and jabatan_peg <> (select jabatan_peg from pegawai where nama_peg=’Hendro’);

Hasil :





7.2.3 INDEKS
        Indeks disini berguna dalam suatu pencarian nilai atau data dalam database. Dalam suatu kasus ketika mengakses sebuah tabel biasanya DBMS akan membaca seluruh tabel baris perbaris hingga selesai. Ketika baris sangat banyak dan hasil dari query hanya sedikit, maka hal ini sangat tidak efisien. Seperti halnya ketika kita membaca sebuah buku dan ingin mencari kata atau istilah tertentu dalam buku maka biasanya akan di cari dengan membuka setiap halaman dari awal sampai akhir. Dengan adanya indeks buku maka kita cukup dengan membuka indeks, sehingga akan cepat dalam pencarian kata tersebut. PostgreSQL tidak bisa membuat indeks dengan otomatis, sehingga user dapat membuat indeks tersebut untuk sering kali digunakan kolom, biasanya dalam clause WHERE. Berikut struktur SQL :

CREATE INDEX nama_index ON nama_tabel (nama kolom);

Contoh :
- Pada tabel pegawai kita berikan index pada kolom gaji untuk query sebagai berikut :

Create index gaji_index on pegawai(gaji_peg);

Hasil :







Apabila kita memasukkan dengan nama yang sudah terdapat pada data terdahulu akan terdapat error.

7.2.4 KOLOM UNIK
        Unique berfungsi untuk menjaga agar tidak terjadinya duplikasi nilai (kesamaan data) dalam sebuah kolom, hal ini dapat ditangani dengan membuat sebuah indeks unik atau fungsi unik sendiri pada kolom yang dimaksud. Unique ini sering digunakan dalam pembuatan bukan primary key namun membutuhkan cek dupikasi agar tidak ada yang sama, karena dalam primary key sudah otomatis mempunyai sifat unik. Berikut Struktur SQL saat pembuatan tabel baru :
CREATE TABLE nama_tabel (nama_kolom tipe_data unique);
Ketika tabel sudah ada kita bisa menggunakan cara seperti pada BAB. 2 berikut struktur SQL nya :
ALTER TABLE nama_tabel ADD UNIQUE (nama_kolom);
Untuk menghapus unique berikut caranya :
ALTER TABLE nama_table DROP CONSTRAINT NAMA_CONSTRAIN

7.2.5 Check
        Check berfungsi untuk melakukan pembatasan nilai masukan dalam sebuah kolom, sebagai contoh misalkan kita ingin agar kolom gender yang terdiri dari satu karakter hanya memiliki dua pilihan karakter yaitu M (male) atau F (Fimale) ini dapat kita seting dengan menggunakan CHECK. Dengan menggunakan CHECK maka sebuah kolom hanya bisa diisi dengan data yang memenuhi kriteria dalam CHECK.

7.2.6 Penggunaan TRIM
Suatu ketika pasti akan memiliki data yang di dalamnya terdapat spasi kosong yang tidak diperlukan, misalnya spasi ganda. Jika ada masalah seperti ini, kita dapat membersihkan spasi-spasi kosong yang tidak diperlukan menggunakan fungsi TRIM, RTRIM, dan LTRIM. Ketiga fungsi ini memiliki bentuk penggunaan sebagai berikut :
- RTRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang ada di bagian kanan (Right) String.
- LTRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang ada di bagian kiri (Left) String.
- TRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang ada di bagian kiri, kanan, maupun tengah String
Berikut Struktur SQL nya :
Select trim(nama_kolom) from nama_tabel;
Dalam penggunaannya, fungsi TRIM memiliki tiga opsi. Ketiga opsi ini dapat digunakan untuk menentukan karakter apa yang akan dihapus dari suatu String. Jadi, fungsi TRIM juga dapat menghilangkan karakter tertentu (bukan spasi kosong saja) dari suatu string. Opsinya sebagai berikut :
- LEADING : merupakan opsi untuk menghilangkan karakter terpilih yang ada di sebelah kiri. Parameter Leading diartikan sebagai sufik dari karakter yang ada.
- TRAILING : merupakan opsi untuk menghilangkan karakter terpilih yang ada di sebelah kanan String. Parameter Trailing diartikan sebagai sufik dari karakter yang ada.
- BOTH : merupakan opsi yang dapat menangani parameter Leading maupun Trailing.
Berikut Struktur SQL nya :
Select trim(LEADING ‘karakter, misal : -’ from nama_kolom) from nama_tabel;

Hasil Percobaan








Evaluasi 
Dalam percobaan diatas, ada beberapa yang memiliki struktur query dan hasil yang sama, dan juga ada beberapa yang berbeda dan ada fungsi yang tidak bisa dipergunakan di MySql contoh fungsi Check, juga fungsi trim yang hanya bisa digunakan di PostgreSql. 

Penutup
1. Kesimpulan
          Berdasarkan praktikum diatas dijelaskan dan di praktekkan tentang sub query (query di dalam query) dan cara penggunaannya secara mendetail antara lain select into, index, kolom unik, check serta trim dll
2. Saran
          Perlu pemahaman dan pembelajaran lebih banyak agar bisa menguasai materi ini karena sudah mulai mendetail arah dan kegunaannya
3. Kritik
          Mohon maaf jika dalam penulisan laporan ini banayak kekurangan dan semoga dapat diperbaiki untuk laporan selanjutnya.

Daftar Pustaka
Modul Praktikum DBD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar